Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Referensi Buku Gratis untuk Mahasiswa, Peneliti dan Ilmuwan


Meneliti adalah pekerjaan intelektual. Untuk dapat menghasilkan karya ilmiah yang mumpuni dan dapat dipertanggungjawabkan, tidak sedikit para mahasiswa dan ilmuwan yang ‘kerepotan’ untuk ke perpustakaan maupun mencari dari internet tentang hasil penelitian dari dalam dan luar negeri. Di rimba dunia maya, sulit memisahkan antara sumber yang memiliki kredibilitas tinggi dengan sumber yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Namun demikian, banyak juga website-website yang dapat dijadikan referensi tepercaya.  Berikut hasil penelusuran Porbess ke berbagai situs penyedia layanan ebook ilmiah yang bisa dijadikan rujukan sumber penelitian.

http://avaxhome.ws/
Situs ini menyediakan buku-buku yang terkenal di pasaran dunia dengan berbagai tema, dalam bentuk ebook gratisan. Misalnya buku Six Sigma Workbook for Dummies, Financial and Managerial Accounting, Instant Marketing for almost Free, Tested Advertising Methods dan lainnya. Cukup membantu bagi para mahasiswa yang butuh buku-buku berkelas dunia yang memuat beragam hasil penelitian tanpa harus mengeluarkan uang banyak ke perpustakaan atau fotokopi.

http://www.moreofit.com/similar-to/library.nu/Top_10_Sites_Like_library.nu/
Ini adalah situs yang merujuk kepada situs-situs lain penyedia jasa ebook referensi dan hasil penelitian. Bila para peneliti atau mahasiswa ingin mengetahui website apa saja yang bisa dijadikan rujukan untuk mengunduh buku-buku bermutu, silahkan berkunjung ke situs ini.

http://www.magazinesdownload.com
Tidak hanya buku yang bisa dijadikan referensi ilmiah, majalah juga salah satu sumber data sekunder yang perlu didapatkan. Situs ini menyediakan ratusan majalah dalam bentuk PDF dengan beragam tema, mulai dari fotografi, arsitek, elektronik, ekonomi dan bisnis, fesyen, dan lainnya. Majalahnya pun bukan majalah ‘kemaren sore’, melainkan majalah-majalah top dunia seperti Forbes, The Economist, Newsweek dan majalah lain yang umumnya memiliki hasil-hasil penelitian dari internal mereka.

http://www.ebook3000.com
Di Amerika, ebook adalah produk literasi yang tidak kalah larisnya dengan buku konvensional. Banyak penulis, termasuk ilmuwan di Amerika kini beralih menulis ebook ketimbang buku dalam menuangkan hasil penelitian mereka. Situs ini menyediakan beragam tema penelitian yang layak diunduh untuk menunjang riset Anda.

http://ebookee.org/
Mirip dengan situs di atas, website ini juga menyediakan ratusan ebook untuk mendukung referensi penelitian.

http://www.pdffolder.com/
Situs ini menyediakan beragama ebook dengan spesialisasi tema kewirausahaan dan manajemen, cocok untuk mereka yang sedang meneliti dua bidang tersebut. Kategorinya ada yang membahas tentang etika bisnis, pengembangan bisnis, keuangan, sumber daya manusia, akuntasi, ekonomi maupun hukum niaga.

Meski anggaran APBN untuk penelitian hanya 0,3 persen, namun hal tersebut tidak perlu menjadi hambatan bagi para ilmuwan di Indonesia. Sebab dunia yang sudah terbuka lebar dan mudah diakses ini sangat membantu proses pencarian data maupun hasil penelitian. Apalagi universitas-universitas top dunia membuka kursus gratis bagi siapapun yang ingin belajar jarak jauh. Ini membuktikan bahwa dunia sains, dunia penelitian, tidak lagi menjadi menara gading yang hanya dapat diakses oleh orang-orang berduit saja.

The Onion, Media Penyebar Berita Palsu



Benarkah Michael Jackson sudah wafat sejak tahun 1987? Benarkah Justien Bieber adalah seorang pedofil tua yang menyamar? Benarkah Neil Amstrong pernah menggelar konferensi pers dan mengakui bahwa pendaratan di bulan adalah hasil rekayasa pemerintah? Jika Anda percaya bahwa berita-berita tersebut benar, maka Anda adalah salah satu korban dari The Onion, media penebar hoax alias berita palsu.

The Onion memang boleh berbangga diri. Sebagai media parodi, tidak sedikit yang mempercayai kebenaran beritanya. Meski sudah mengakui secara resmi bahwa berita-berita yang mereka produksi berjenis satir, tidak sedikit media besar atau kantor berita yang sudah punya nama seperti Reuter dan Beijing Evening News pernah mengutip darinya!

Salah satu cerita yang diciptakan adalah tentang Michael Jackson. Seperti yang sudah diketahui, penyanyi pop dunia ini meninggal tahun 2009. Namun The Onion menurunkan berita bahwa pelantun Heal the World ini sebenarnya telah tewas sejak tahun 1980an alias 20 tahun yang lalu. Hal ini ‘diperkuat’ dengan laporan kepolisian Santa Barbara ketika mengobservasi Ranch Neverland milik saudara kandung Janet Jackson itu bahwa telah ditemukan mayat yang diidentifikasikan melalui gigi bahwa dia adalah Sang Superstar. Kepolisian kemudian menutup kasus ini dan tetap mengikuti keterangan resmi bahwa Jacko tewas tahun 2009.

Berita palsu lainnya adalah tentang Justien Bieber. Penyanyi yang terkenal lewat Youtube ini ditenggarai adalah seorang pria tua yang sedang menyamar. Pria berusia 51 tahun tersebut adalah seorang pedofil. Lucunya, banyak orang yang meminta polisi menyelidiki kebenaran ‘fakta’ tersebut.
Neil Amstrong pun tidak luput dari The Onion. Astronout pertama yang menginjakkan kaki di bulan ini diberitakan menggelar konferensi pers dan mengaku bahwa pendaratan di bulan adalah rekayasa yang sudah direncanakan. Dua media di Bangladesh, The Daily Manab Zamin dan The New Nation pernah memuat berita yang bersumber dari media ini.

Selain The Onion, media penyebar hoax lainnya adalah Weekly World News (WWW). Tidak tanggung-tanggung, media ini pernah menurunkan headline di cover majalahnya tentang mantan Wakil Presiden Dick Cheney yang ternyata adalah sebuah robot! Tidak itu saja, WWW juga memberitakan tentang ‘keberhasilan’ Rusia menembak jatuh pesawat UFO tahun 1987. Konon dengan jatuhnya pesawat tersebut, para aliens mengumpulkan tentaranya untuk menyerang bumi. Dan hingga kini, 25 tahun setelah ‘peristiwa’ tersebut, bumi masih aman-aman saja.

Megan Fox, artis Hollywood yang cukup terkenal, diberitakan WWW sebagai manusia transjender. Aslinya Megan adalah pria bernama Mitchell Fox. Tentu saja hal ini adalah menggelikan.
 Sayangnya,media sekelas Kompas pun pernah mengutip berita dari WWW. Rencana Cina yang akan meledakkan bulan dimuat di Kompas dotcom dan dicopy-paste oleh banyak blog. Hasilnya, berita palsu ini sukses menyebar di media maya.

Hoax atau berita palsu memang lebih sering dipakai sebagai bagian dari strategi pemasaran. Namun untuk The Onion dan Weekly World News, ternyata menjadi mata pencaharian. Hanya saja, banyak media ternama yang mengutip berita dari keduanya tanpa klarifikasi. Sebagai hiburan, The Onion dan WWW cukup membuat bibir tersenyum geli.
 Sumber: The Onion, 4empat

Jago Bikin Komik Tidak Berarti Harus Jago Gambar!



sumber: Pixton

Komik adalah bagian dari budaya. Bukan sekedar seni atau cerita bergambar, tapi komik bahkan menjadi alat pemasaran yang efektif. Banyak merek-merek ternama memanfaatkan komik sebagai media komunikasinya. Bahkan instansi-instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, kampus dan calon kepala daerah pun menggunakan komik untuk mensosialisasikan program-program kerjanya.

Tidak semua orang bisa menggambar sehingga tidak semua orang bisa membuat komik. Namun kreatifitas tidak bisa terhambat hanya karena masalah ‘sepele’ ini. Di era teknologi informasi seperti sekarang, membuat komik adalah sesuatu yang ‘tidak mustahil’, bahkan untuk orang yang tidak jago gambar sekalipun.

Porbess menelusuri dan mempelajari salah satu penyedia layanan membuat komik online gratis yang cukup ternama. Pixton, nama situs ini, dan telah melahirkan banyak ‘komikus’ dadakan di dunia maya. Pixton kaya akan fitur-fitur gambar menarik, baik orang, hewan, benda-benda maupun bangunan. Tidak perlu repot membuat karakter manusia, cukup memilih bentuk rambut, hidung, warna kulit, jenis kelamin, tinggi tubuh, baju yang dipakai, celana, gerak tubuh dan lain sebagainya dari fitur yang tersedia. Pixton juga menyediakan fitur balon sebagai pengungkap kata-kata si tokoh komik. Anda juga bisa menentukan format tata letak komiknya. Kreatifitas adalah kunci untuk membuat komik yang menarik.

Masih bingung mau membuat cerita apa? Gampang. Pixton juga menyediakan fasilitas template di mana Anda hanya tinggal mengganti tokohnya saja. Latar belakang, letak balon, posisi tokoh, jumlah tokoh, sudah tersedia. Ada yang berlatar belakang gedung-gedung tinggi, pulau terpencil, taman dan bahkan toilet! Cocokkan saja cerita Anda dengan template-template yang tersedia.

Wajah, misalnya. Fitur emotion bisa dipakai untuk mendeskripsikan apakah karakter yang Anda buat itu sedang sedih, bingung, marah, gembira, netral, atau bahagia. Fitur pose menentukan posisi karakter, apakah sedang duduk, berdiri, berlari, jungkir balik, jongkok, tidur-tiduran dan lainnya. Lalu ada juga fitur background untuk mempercantik latar komik Anda, seperti taman, kamar tidur, pulau, kompleks perumahan, jembatan, jalan raya, pantai atau gambar lain yang sesuai dengan cerita yang Anda bangun.


Situs ini bisa digunakan untuk membuat materi-materi promosi. Jika Anda adalah pengusaha, mengapa tidak membuat komik untuk mempromosikan bisnis Anda sebagai pengganti brosur? Kalau Anda mahasiswa, jadikan komik sebagai cara unik mempresentasikan makalah Anda. Bila Anda karyawan, komik bisa menjadi hadiah buat ulang tahun rekan kerja atau bos Anda.

Selesai berkarya, Anda bisa mengundang teman-teman atau rekan kerja untuk melihat galeri yang memuat komik-komik Anda. Ketika kemampuan teknikal sudah bukan menjadi hambatan dalam membuat komik, ide dan kreatifitas adalah hal yang membedakan Anda dengan komikus lainnya. Dan sebagaimana laiknya situs media sosial, Pixton juga menyediakan fasilitas komentar untuk orang lain menilai karya Anda. Bahkan Pixton juga bisa dikoneksikan langsung dengan Facebook. Dan jangan lupa, komik Anda bisa didownload langsung dan bisa juga diaplikasikan di kaos. Dan untuk mendapatkan fasilitas yang lebih banyak lagi, user harus membayar 10$ (sekitar Rp.100 ribuan) agar fitur-fitur canggih lainnya bisa dipakai. Namun pengalaman Porbess, dengan fitur gratisan pun sudah bisa menghasilkan karya yang bagus.

Selamat mencoba, dan sebarkan ide Anda melalui komik berkualitas!

Sumber: Pixton

Menjadi “Sarjana” Online dari Coursera


Belajar tidak memiliki batas umur. Di zaman internet seperti sekarang ini, belajar bahkan tidak memiliki batas negara. Orang Timur Tengah bisa saja belajar di kampus Amerika. Tidak hanya itu, Anda yang tinggal di desa di pelosok negeri ini pun, asal punya akses internet, bisa kuliah di Stanford University, Duke University, Pricenton University, atau California Institute of University. Jangan pusing dengan biayanya atau bagaimana terbang ke negeri Paman Sam ini dulu, karena kuliah di sini bisa gratis asal Anda melakukan registrasi terlebih dulu di situs Coursera.org.

Situs ini menyediakan layanan berbagai materi pelajaran, mulai dari sains, bisnis, manajemen, nutrisi, matematika, musik, film, statistik, ekonomi, keuangan dan lain sebagainya. Meski gratis, pelayanan yang diberikan bukanlah jenis ‘abal-abal’. Dosen yang mengajar akan memberikan materi langsung melalui video lengkap dengan presentasinya. Anda benar-benar merasa berada di kelas sesungguhnya.

Porbess pernah mendaftar untuk kelas Writing in the Science yang diselenggarakan oleh Stanford University. Kursus yang diselenggarakan selama kurang lebih 6 minggu ini terdiri dari beberapa tema dan juga tugas mingguan. Profesionalitas pelayanan situs ini terlihat dari informasi yang terus ter-update setiap pekannya melalui email pribadi. Uniknya, Anda pun akan mendapat sertifikat atas kelulusan kalau sudah berhasil melewati tes tertulis.

Beberapa daftar kuliah yang bisa Anda ikuti misalnya:
-Introduction to Computational Finance and Financial Econometrics
-Modern & Contemporary American Poetry
-A History of the World Since 1300
-Functional Programming Principles in Scala
-Bioelectriciy: A Quantitave Approach
-Computer Architecture
-Experimental Gemone Science
-Principles of Obesity Economics
-Crypthography
-Game Theory
-Pre-Calculus
-Galaxies and Cosmology
-dll
Situs ini sendiri didirikan oleh dua profesor ilmu komputer di Stanford University. Lebih dari 200 kursus dari 33 institusi pendidikan ternama di dunia disediakan oleh Coursera. Menurut pengakuan dari pejabat Coursera, saat ini sudah ada 1,3 juta mahasiswa dari seluruh dunia yang mengambil pendidikan di sini.

Sistem belajar online sudah mulai membudaya. Akses pendidikan yang mudah, terbuka dan bahkan gratis sudah menjadi bagian dari hak setiap penduduk di dunia. Sudah saatnya universitas-universitas di Indonesia juga mulai membuka diri kepada dunia melalui situs yang seperti Coursera ini.

Kreatifitas, Antara KFC dan Tukang Siomay



Edisi SWA terbaru tanggal 4-17 Oktober 2012 mengangkat tema yang menarik, yaitu Business Creativity: Sukses Bisnis Berkelanjutan. Bagaimana tidak menarik, sebab kreatifitas adalah kunci hidup matinya suatu merek dan perusahaan. Yang kreatif yang akan bertahan. Yang pasif akan digerus zaman.

Majalah ini mengambil studi kasus dari merek-merek yang sudah sangat dikenal. Misalnya KFC yang menciptakan terobosan dengan menjual CD lagu sebagai ‘sampingan’ dari bisnis ayam goreng. Namun Fabian Gelael, penggagas sekaligus pemegang hak waralaba KFC di Indonesia ini, menemui hambatan karena tidak ada satu pun artis top yang mau mendistribusikan CD-nya ke KFC. Tahun 2006 ia menggelontorkan ide ini, lalu mulai mencari penyanyi top yang mau diajak kerjasama. Hasilnya nihil. Fabian lalu menggandeng grup musik baru untuk diorbitkan melalui jaringan KFC, dan ternyata sukses. Cerita enam tahun kemudian berputar 180 derajat. Bos-bos raksasa industri rekaman Indonesia, lengkap dengan jajaran artis andalan mereka, menyambangi gerai KFC di Kemang. Mereka mengkampanyekan program KFC Music Hit List dan kampanye 100%Original Music, sebagai bentuk perlawanan terhadap pembajakan.

Selain itu, kreatifitas ditunjukkan pula oleh The Goods Dept, sebuah toko fashion dan gaya hidup yang dipadukan dengan restoran. Lalu ada Trans Studio yang didirikan oleh orang terkaya no 11 di Indonesia versi majalah Forbes, Chairul Tanjung. Ia adalah pelopor tempat rekreasi indoor terbesar di Indonesia Timur. Kemudian ada juga JNE, perusahaan logistik yang dengan kreatif menciptakan program unggulan yang masih ada hubungannya dengan bisnis kurir seperti PELIKAN (Pengiriman Lintas Kawasan) dan PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara). Di industri media, majalah ini juga mengulas kreatifitas Grup Jawa Pos, baik ketika di awal berdirinya maupun ketika berhadapan dengan kompetitor.

Kreatifitas dimulai dari tiga hal. Pertama adalah consumer insight, yaitu mengobservasi apa yang dibutuhkan konsumen, persoalan apa yang mereka hadapi dan apa yang sebenarnya mereka inginkan. Tahap berikutnya adalah diverging, yaitu tahap ketika semua orang bebas mengeluarkan idenya untuk menjawab apa yang mereka temukan dalam consumer insight. Semua gagasan bebas berkeliaran tanpa ada yang bisa menginterupsi. Lalu tahap akhir adalah converging, yaitu mengkritik dan menyeleksi ide. Ini adalah fase kritis. Perantara antara diverging ke converging adalah inkubasi, di mana ide-ide yang muncul dibiarkan mengendap terlebih dahulu untuk waktu yang telah ditentukan oleh manajemen.

Menurut Carol Oman, Associati Principal Kraft Foods, proses kreatifitas adalah mengobservasi, memahami, meneliti, menghubungkan, mengklarifikasi, memodifikasi dan membuat hal baru.

Meski demikian, edisi SWA kali ini juga menyimpan ’kekurangan’. Kreatifitas yang diteliti dan diulas adalah kreatifitas dari merek-merek papan atas nasional atau dunia, dan tidak membahas tentang kreatifitas pebisnis skala kecil. Dalam pengamatan PORBESS, banyak sekali pengusaha UKM yang menciptakan ide baru dalam produk maupun pelayanannya. Sebut saja Pak Yono dengan siomay pinknya. Produk sama, rasa hampir tidak ada beda dengan siomay lain, namun cara berjualannya dengan menggunakan atribut berwarna pink ternyata memikat orang untuk membeli dan mengerubuti sepedanya. Selain itu, ada juga D’Ranch yang dibuat oleh pengusaha asal Bandung Perry Tristianto. Berwisata dengan menggunakan kuda sudah bukan hal yang baru lagi di kota kembang ini, namun kalau naik kudanya dalam nuansa koboy, tentu menjadi hal yang berbeda dan unik. Ada juga kreatifitas produk seperti yang dilakukan Riezka Rahmatiana, yang menciptakan Jasmine Pisang Ijo. Intinya, kreatifitas yang diterapkan usaha kecil atau besar, memberi dampak positif terhadap omset.

Namun, secara umum, edisi SWA kali ini sangat direkomendasikan untuk dibaca, terutama buat Anda pelaku bisnis dan pemimpin perusahaan.